Instalasi Proxmox 7.0-2 Pada VMWare

INSTALASI PROXMOX 7.0-2 (VMWare)


1. Topologi pada VMWare :


2. Settinglah pada mesin vmware yaitu :
a. Memory : 4 GB
b. Processors : 4
c. Hard Disk : 100 GB
d. CD/DVD : File iso proxmox 7.0-2 
e. Network Adapter : Bridged 


File iso proxmox tersebut dapat di download terlebih dahulu pada web : https://www.proxmox.com/en/downloads atau jika sudah ada filenya, dapat langsung dimasukkan kemudian pilih Power on this virtual machine.

3. Pada tahap ini pilih Install Proxmox VE.




4. Klik Ok dan next.



5. Pilih target hard disk 100GB yang akan kita gunakan untuk konfigurasi nanti.



6. Isi country : indonesia, time zone : asia/jakarta, dan keyboard : u.s english.



7. Masukkan password sebanyak dua kali dan alamat email yang aktif.



8. Tentukan nama hostname yang akan digunakan dan juga  ip address dimana ip tersebut satu network dengan ip network pada laptop/pc.



9. Pada tahap ini hasil settingan akan teringkas dan pilih next.



10. Tunggu proses instalasi hingga selesai.



11. Jika instalasi sudah selesai, akan terdapat informasi akses proxmox menggunakan https://172.16.0.102:8006.



12. Login dengan user login : root dan password yang sudah dikonfigurasi sebelumnya.



13. Coba perintah ls.


14. Buka web browser dan akses https://172.16.0.102:8006/ maka akan muncul pemberitahuan your connection is not private, pilih advance lalu procced to 172.16.0.102 (unsafe).



15. Pada tahap login kalian akan diminta untuk memasukkan username : root dan password : yang tadi dibuat.



16. Tampilan web dari proxmox adalah sebagai berikut yang menandakan instalasi berhasil dilakukan.



17. Buka website : https://mikrotik.com/download pada software pilih cloud hosted router kemudian pilih raw disk images versi 7.0-2 (stable) klik kanan pada file tersebut dan copy link address.



18. Masuk ke data center lalu node vps lalu klik tab shell, tuliskan wget lalu paste link address yang tadi di copy kemudian enter.



19. Ketik perintah ls maka akan terdapat file chr-6.49.6.img.zip kemudian update paket tersebut dengan perintah apt-get update.



20. Selanjutnya adalah menginstall aplikasi unzip menggunakan perintah apt-get install unzip. 



21. Lalu kita ekstrak file image tersebut dengan perintah unzip chr-6.49.6.img.zip.



22. Kemudian remove file chr yang berbentuk zip sehingga tertinggal satu image nanti yang akan dibaca dengan perintah rm unzip chr-6.49.6.img.zip.



23. Cek informasi qemu untuk melihat virtual size dengan perintah qemu-img info unzip chr-6.49.6.img.



24. Resize image tersebut menjadi 10 GB dengan perintah qemu-img info unzip chr-6.49.6.img.



25. Cek ulang info virtual sizenya maka akan berubah menjadi 10.1 GiB.



26. Selanjutnya create virtual mesin dan isikan nama mikrotik.



27. Pada tab OS pilih do not use any media dan pastikan versi yang digunakan merupakan kernel dari linux.



28. Pada tab system biarkan default kemudian klik next.



29. Pada tab hard disk pilih bus/device 1 dan disk size 1.



29. Pada tab CPU pilih 1 core kemudian pilih next.



30. Pada tab memory pilih 512 kemudian pilih next.



31. Pada tab network biarkan settingan otomatis kemudian next.



32. Berikut ini adalah ringkasan dari virtual mesin yang akan dibuat



33. Selanjutnya pada tab shell masukkan perintah qm importdisk 100 chr-6.49.6.img local-lvm.



34. Masuk VM 100, pilih hardware, pilih opsi unused disk (double click).



35. Klik add untuk menambahkan disk.



36. Klik detach untuk hardisk scsi1 kemudian pilih next.




37. Remove unused disk kemudian pilih yes.




38. Selanjutnya pada options -> boot order , ubah menjadi scsi0.



39. Edit boot order menjadi urutan sebagai berikut.



40. Disable KVM Hardware dengan double click dan unceklis.



41. Pada network device (net0) klik edit :



42. Setting model menjadi Intel E1000 dan klik ok.



43. Kemudian pilih opsi add -> network device.



44. Settinglah yang sama dengan net0.



45. Pilih tab console kemudian start dan tunggu proses booting selesai.



46. Login mikrotik dengan admin dan kosongkan password dengan langsung enter.



47. Buat password baru dan ulangi password tersebut hingga berhasil terganti.



48. Masukkan perintah ip dhcp-client pr maka akan terlihat bahwa mikrotik telah mendapatkan ip dhcp yaitu 172.16.0.20 pada ether 1 dan lakukan beberapa konfigurasi seperti pada gambar berikut.



49. Lakukan pengujian ping 120.120.120.120, ping 172.16.0.1, dan ping 8.8.8.8 dan pastikan statusnya reply.



Verifikasi pada Proxmox

1. Matikan terlebih dahulu firewall pada laptop.



2. Masuk putty kemudian lakukan uji ping pada ip dhcp yang tadi sudah diadapatkan yaitu ping 172.16.0.20.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi VPN Menggunakan OPENVPN Pada Debian

Konfigurasi Control Panel Ajenti